Tampilkan postingan dengan label News. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label News. Tampilkan semua postingan

Kamis, 12 Maret 2020

Susah Mengerjakan Soal Listening TOEFL? Ini Tips Mudah Mengerjakannya

Susah Mengerjakan Soal Listening TOEFL? Ini Tips Mudah Mengerjakannya




Salah satu tahap penting tes toefl adalah listening. Dibandingkan dengan tahap tes yang lain, tes listening menjadi momok tersendiri bagi para peserta karena umumnya mereka kesulitan untuk memahami percakapan yang dilakukan. 


Tips Mengerjakan Soal Listening TOEFL

Namun Anda tidak perlu khawatir, ada beberapa cara mudah mengerjakan listening TOEFL yang bisa dipraktekkan untuk mendapatkan nilai listening yang memuaskan. Penasaran dengan cara-caranya? Ini dia ulasannya

1. Fokuskan Pada Kalimat Akhir

Soal listening bisanya berbentuk dialog dari dua orang yang bercakap-cakap. Tiap dialog itu sendiri pasti akan diakhiri dengan pertanyaan. Oleh karena itu tips mudah mengerjakan listening TOEFL adalah dengan memfokuskan pendengaran ke kalimat akhir sebelum pertanyaan.


Biasanya jawaban yang terdapat pada pilihan bersifat mengecoh dan jawaban yang benar terdapat pada kalimat akhir yang diucapkan oleh pembicara sebelum memulai pertanyaan.


2. Cermati Situasi dan Kondisi Percakapan

Listening part B biasanya akan terfokus pada situasi dan kondisi percakapan. Oleh karena itu selama percakapan berlangsung cermati topic pembicaraan apa yang dibahas. Selain itu cermati juga situasi dan kondisi dari dua orang yang berbicara mulai dari tempat, waktu. Hingga siapa orang yang mereka bicarakan.


3. Temukan Kata Kunci

Untuk part C listening biasanya dimulai dengan dialog yang cukup panjang. Oleh karena itu untuk bisa menjawab soal listening dengan benar, maka Anda harus memperhatikan triknya. Untuk soal dialog listening yang panjang, temukan kata kunci percakapan yang bisa ditemukan pada soal.


Fokuskan pendengaran dan waspada dengan percakapan yang mengandung unsur 5W+1H. Anda juga bisa membuat kesimpulan atas situasi yang terjadi saat percakapan berlangsung.

Walaupun terdengar susah, namun dengan menggunakan berbagai trik, maka soal listening TOEFL tentu bisa dikerjakan dengan lebih mudah. Namun agar skor semakin tinggi, Anda juga perlu melakukan persiapan dengan mengikuti kursus bahasa inggris online seperti di EF Adults.

Untuk meningkatkan kemampuan listening, Anda bisa mengambil program kursus kelas listening. Selain itu, program kursus ini juga menghadirkan pertemuan khusus bagi para peserta untuk melakukan kegiatan kursus di luar sehingga Anda bisa mendengar secara langsung percakapan bahasa inggris yang fasih. 



 

Jumat, 19 Oktober 2018

Juru Bicara Presiden Duterte yang Kontroversial ini Mengundurkan Diri Karena Stres

Juru Bicara Presiden Duterte yang Kontroversial ini Mengundurkan Diri Karena Stres

Foto Harry Rogue bersama Presiden Filipina, Rodrigo Duterte (Foto: Philstar)

Presiden Filipina Rodrigo Duterte dikenal cukup kontroversi di mata beberapa pihak di negaranya. Hal yang menjadi sorotan selama ini menyangkut penanganan peredaran obat-obat terlarang, yang kini sudah cukup banyak makan korban terbunuh. 
 
Di dunia internasional, selama ini Duterte juga dikenal kerap melontarkan komentar kontroversial, mulai dari mencaci Perserikatan Bangsa-Bangsa hingga para pemimpin dunia.
 
Khabar terbaru seperti dilansir cnnindonesia,  Harry Roque, juru bicara Presiden Filipina, Rodrigo Duterte, mengundurkan diri karena stres selama menjalani tugas.

"Sejujurnya, sejak saya menjadi juru bicara, saya diabetes, sangat stres, kadar gula saya tidak normal," ujar Roque kepada Inquirer. "Jadi saya mengatakan kepada presiden, karena masalah kesehatan, saya tidak bisa bekerja lagi."

Alasan ini baru terungkap berselang tiga hari setelah Roque mengajukan surat pengunduran dirinya pada Senin (15/10).

Di hari yang sama, Roque mengumumkan bahwa ia akan mencalonkan diri menjadi anggota parlemen mewakili daerah Luntiang dalam pemiihan umum 2019 mendatang. Namun, dua hari kemudian, ia datang ke Komisi Pemilu di Manila untuk mencalonkan diri sebagai senator, bukan perwakilan partai.

Roque tak menjabarkan lebih lanjut mengenai stres yang ia alami. Namun, Duterte sebelumnya menganggap Roque sangat cocok mengisi posisi juru bicara.

"Untuk memberikan pesan dengan jelas, menurut saya, Harry sangat cocok karena kami berdua bermulut nakal," ucapnya sebelum melantik Roque pada 2017 lalu.





Selasa, 09 Oktober 2018

 Ratna Sarumpaet Hanya Bisa Kembalikan Rp 10 Juta dari Rp 70 Juta Uang yang Diberikan Pemprov DKI

Ratna Sarumpaet Hanya Bisa Kembalikan Rp 10 Juta dari Rp 70 Juta Uang yang Diberikan Pemprov DKI


Aktivis perempuan, Ratna Sarumpaet, diketahui mendapatkan dana Rp 70.764.041 dari Pemprov DKI Jakarta dalam rangka menghadiri "The 11th Women Playwrights International Conference 2018" di Chile.

Kepala Seksi Promosi Luar Negeri Disparbud DKI Jakarta Sherly Yuliana merinci, uang saku yang harus dikembalikan Ratna Sarumpaet sebesar Rp 19.457.456, biaya asuransi perjalanan sebesar Rp 526.885, dan tiket pesawat sebesar Rp 50.380.000.

Dari total dana yang diterima Ratna tersebut, uang yang bisa dikembalikan hanya sebesar Rp 10.107.156.

Pihaknya mendapat informasi dari penyedia jasa perjalanan kalau tiket pesawat yang sudah dibayarkan tidak dapat dikembalikan karena merupakan harga promo.

Sementara untuk diketahui perjalananan Ratna ke acara tersebut melalui travel yang bernama Amora Tour.

"Iya benar (tidak bisa dikembikan) karena itu harga promo, harga terendah. Bukan tiket promo flat atau ekonomi fleksi. Jadi itu tiket ekonomi promo," kata Sherly saat dihubungi, Senin (8/10/2018).

Untuk pembayaran uang hotel, Ratna Sarumpaet diketahui membayarkannya dari uang saku. Dana yang digunakan untuk pembayaran hotel yakni dari 6- 8 Oktober 2018 sebesar Rp 9.750.000.

"Jadi Bu Ratna sudah mentransfer ke pihak travel sebesar Rp 9.750.000 itu sudah ditransfer, berarti sudah dianggap tidak bisa kembali, hangus juga," ujar Sherly.

Sherly berujar bila pihaknya tak bisa memaksa Ratna Sarumpaet untuk mengembalikan uang tersebut.

"Jadi kalau kita memaksa mereka kembalikan uang itu nanti malah jadi kami yang dituntut," pungkasnya.

Diketahui Ratna ditangkap atas kasus dugaan penyebaran berita bohong atau hoax terkait penganiayaan terhadapnya.

Dia disangkakan dengan Pasal 14 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dan Pasal 28 jo Pasal 45 Undang-Undang ITE. Akibat perbuatannya itu, Ratna terancam hukuman 10 tahun penjara.[tribunnews]